Sejak 2018

Sejarah Berdiri

Dari sebuah tekad sederhana di Pulau Bacan, Darussalam Bacan kini tumbuh menjadi pesantren yang melayani lebih dari 110 santri.

Perjalanan panjang penuh pengorbanan. Setiap tahun membawa cerita perjuangan, pertumbuhan, dan keberkahan bagi ribuan santri dan keluarga di Pulau Bacan.

2018·Januari

Pendirian Pesantren

Pondok Pesantren Darussalam Bacan resmi berdiri pada 8 Januari 2018. Didirikan di atas lahan yang diwakafkan di Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan oleh Yahya Hi Kasim, S.Pd bersama sejumlah tokoh masyarakat Pulau Bacan.

Pendirian Pesantren
2018·Pertengahan

Penerimaan Santri Pertama

Pesantren mulai menerima santri angkatan pertama. Kegiatan belajar diselenggarakan dengan sederhana namun penuh semangat. Program tahfizh Al-Qur'an menjadi unggulan utama sejak hari pertama.

2019·Tahun Kedua

Pembukaan Program Formal MTs

Pesantren mulai menyelenggarakan pendidikan formal tingkat MTs (setara SMP) agar santri mendapat ijazah formal. Jumlah santri terus bertambah dari berbagai daerah di Pulau Bacan dan sekitarnya.

Pembukaan Program Formal MTs
2020·Pandemi

Bertahan di Tengah Ujian

Pandemi Covid-19 menjadi ujian berat, namun Darussalam Bacan tetap beroperasi. Santri yang tidak bisa pulang tetap tinggal dan melanjutkan hafalan. Pesantren membuktikan diri sebagai tempat berlindung yang aman dan bermakna.

2021·Pengembangan

Penambahan Program MA & Wakaf Lahan

Dibuka program pendidikan tingkat MA (setara SMA). Bertambah pula lahan wakaf yang diterima pesantren, memperluas area untuk kegiatan peternakan dan pertanian sebagai bagian dari kemandirian ekonomi.

Penambahan Program MA & Wakaf Lahan
2022·Kemandirian

Rintisan Usaha Air Galon

Pesantren merintis usaha isi ulang air galon sebagai langkah pertama program kemandirian ekonomi. Dikelola langsung oleh pengurus pesantren, usaha ini mulai memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan pesantren.

Rintisan Usaha Air Galon
2023·Pertumbuhan

Berkembang ke 100+ Santri

Jumlah santri aktif melampaui 100 orang. Program Kafil Yatim resmi diluncurkan untuk memastikan 26 santri yatim dapat terus belajar tanpa biaya. Donatur dari berbagai penjuru Indonesia mulai bergabung.

Berkembang ke 100+ Santri
2024–2025·Ekspansi

Wakaf Produktif & Masjid Putri

Pesantren memperluas program wakaf produktif dengan hewan ternak: 4 sapi, 20 kambing, 90+ bebek entok, dan 80 merpati. Lahan pertanian seluas 1 Ha mulai diolah. Pembangunan Masjid Komplek Putri dimulai.

Wakaf Produktif & Masjid Putri
2026·Sekarang

Menuju Pesantren Mandiri Total

Darussalam Bacan kini menjadi salah satu pesantren terkemuka di Pulau Bacan. Dengan visi '1 Desa 1 Rumah Qur'an Mandiri Ekonomi', pesantren terus berkembang. Target selanjutnya: produksi air kemasan Rp 200 Juta untuk kemandirian total.

Menuju Pesantren Mandiri Total